Kisah Seorang Blogger Episode 6
Posted by Erdien | Posted in Belajar Menulis Fiksi, Sekedar Cerita | Posted on 19-06-2010
52
Ini sebuah kisah seorang blogger –Pak Bejo– yang bercita-cita untuk memiliki bisnis online yang sukses. Rencana membangun bisnis online ini berawal dari sebuah perenungan di sebuah CafeBisnis. Perenunngan itu pun akhirnya melahirkan sebuah konsep yang cukup matang. Bagaimana konsep tersebut? Pak Bejo pun membagikan konsep tersebut secara gratis di CafeBisnis tempat ia mendapatkan ide lewat renungannya itu. Lantas, bagaimana strategi yang dijalankan Pak Bejo dalam mewujudkan konsep bisnisnya?
Perjalanan bisnisnya itu terukir dalam kisah indah, mulai dari Episode 1 Kisah Heboh ketika masyarakat mengetahui Pak Bejo tiba-tiba punya ini itu, padahal selama ini ia tidak kelihatan punya usaha oleh mereka; kemudian Episode 2 Kisah Emosional saat Pak Bejo menanggapi pandangan miring masyarakat terhadap dirinya.
Karena sikap emosionalnya, Pak Bejo pun mengalami Episode 3 Kisah Memilukan saat idenya tidak terwujud seperti apa yang dipikirkannya. Namun, pada akhirnya Pak Bejo bisa bangkit lagi pada Episode 4 dengan Kisah Produk Hot yang digagasnya. Ah… tapi sayang… karena terlalu terburu-buru, produk hot yang digagasnya yang pada mulanya laku keras, akhirnya harus merugi karena banyak yang cacat dan konsumen pun banyak yang menuntut ganti rugi.
Pak Bejo pun akhirnya mencari die baru untuk membangun bisnisnya dengan lebih hati-hati. Kisah Episode 5 bisnis Model Kepeter pun nemplok di otaknya. Maka di Sundagasik ini pun terukirlah Episode 6 dari Kisah Pak Bejo, Seorang Blogger Penggagas Bisnis Oline tersebut. Mari kita simak kisahnya berikut ini.
==============================================
Kali ini Pak Bejo lebih berhati-hati dengan konsep bisnis online yang diusungnya. Ia tak mau pengalaman buruk yang telah menimpa dirinya terjadi lagi. Ia tak mau mendengar lagi omongan miring masyarakat tentang dirinya. Ia tak mau idenya tak terwujud karena tiadanya respon baik dari masyarakat. Ia tak mau bangkrut karena harus ganti rugi produk cacat yang dibuatnya.
Karenanya, kini di depan rumahnya ia pasangan spanduk besar:
K É P É T E R
“Tiada Cara Lain Mendapat Uang Secara Cepat Selain Dengan Képéter!”
Setelah musibah harus ganti rugi terhadap konsumen yang kecewa, yang membuatnya hampir gulung tikar dari bisnisnya, kini keadaan ekonomi Pak Bejo mulai membaik. Sekarang ia lebih fokus terhadap bisnis yang dijalankannya, bekerja keras untuk mempromosikan produknya, dan selalu berusaha menyuguhkan yang terbaik buat konsumen.
Masyarakat sekitar pun kini tahu Pak Bejo Punya Bisnis. Namun mereka belum paham seperti apakah bisnis yang dijalankan Pak Bejo. Ketidakpahaman mereka pun akhirnya berubah jadi rasa penasaran. Mereka pun berduyun-duyun mendatangi Pak Bejo yang kini mulai termasuk jajaran orang kaya di kampungnya. Mereka menanyakan tips dan trik sukses bisnis yang dijalankan Pak Bejo.
Dengan sabar dan bijak, Pak Bejo pun menjelaskan rahasianya secara gamblang, “Bapak, Ibu, dan Saudara semuanya, bisnis yang saya jalankan ini adalah bisnis model Képéter. Secara harfiah, Képéter artinya tukang ngépét. Namun bukan itu yang saya maksud dengan nama bisnis képéter tersebut. Képéter yang saya maksud adalah Kerajaan Éntrepreneur Pendongkrak Ékonomi Terapan Internet. Sistem bisnis yang saya jalankan ini tidak terlalu memerlukan modal besar. Tidak pula perlu tempat khusus. Hanya perlu satu unit Komputer atau Laptop dan jaringan internet. Jika sistem ini dijalankan dengan fokus dan serius, kada akhirnya sistem ini akan berajalan secara otomatis menghasilkan uang. Walaupun kita sedang tidur di malam hari, layaknya tukang ngépét, sistem inilah yang kerja mencari uang untuk kita. Maka dari itu saya menamakannya bisnis model Képéter. Baiklah Bapak, Ibu, dan Saudara semuanya, jika saat ini masih bingung, satu minggu ke depan saya buka kursus gratis mengenai bisnis ini untuk Bapak, Ibu, dan Saudara semua.”
Mendengar penjelasan dan janji kursus gratis dari Pak Bejo, masyarakat pun merasa lega. Pak Bejo pun memenuhi janjinya, kursus gratis model bisnis Képéter pun dilaksanakan seminggu penuh. Sejak saat itu, banyak warga yang beraffiliasi dengan bisnis Pak Bejo. Jelaslah bisnis Pak Bejo kini makin sukses. Namanya pun kian harum, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Bahkan menurut seorang Pembelajar Affiliasi, Pak Bejo kini memiliki personal branding yang bagus. Selain terkenal kaya dan dermawan, ia juga termasuk pengurus masjid dan salah satu kader partai yang terkenal bersih dan berasaskan agama Islam.
Seiring dengan kesuksesan yang kian melambungkan namanya, Pak Bejo kini menghadapi beragai rintangan dari parapesaing bisnisnya. Banyak di antara mereka yang bersaing secara sehat, namun banyak juga yang licik dan picik karena iri dan dengki. Pesaing bisnis golongan kedua inilah yang menjadi tantangan terbesar buat Pak Bejo.
Bagaimana Pak Bejo menghadapi tantangan tersebut demi kemajuan bisnis yang dijalankannya? Tafadhal Sobat tengok di Suarakelana Berbisik atau di Motivasi Sederhana-nya Mas Agung Prasetyo.















ternyata kepeter singkatan toh mas?
hmmm makin lama makin jelas profil pak bejo
gimana ya nasib pak bejo di tangan mas heri dan mas agung nanti
btw sudah upgrade wp versi baru nih mas?
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:47
@Iwan Kus, Masalah upgrade, belom Mas. Ada yang error sepertinya, jadi blom bisa. Biarin aza dah
[Reply]
Wuaaah… mas erdien punya konsep “kepeter” dari pak bejo ya???ha…ha… lanjutan kisahnya pas nech, he..he..
dengan baju baru bangun ide baru juga, tetap semangat mas..go…go..goo
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:48
@ismail, Makasih Mas Ismail
Ma’a Najah!
[Reply]
wah .. ini to. .sambunganya :d
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:53
@ada akbar?, Heheh… iya tul
[Reply]
setelah kemarin terseok-seok kisahnya, sekarang kisahnya semakin jelas di tangan akang…
moga happy ending deh
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:54
@Catatan Blogger Amphibi, Kita lihat aza nanti Mas
[Reply]
Ok, mas Erdien. Sudah saya buat artikelnya!
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:54
@Agung Prasetyo, Sip, dah saya cekidot dan ninggalin jejak di sana
Keren Mas Agung!
[Reply]
owh itu yang kang kepanjangan dari KEPETER… unik….
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:56
@Abdul Hakim, Hehehe…. ngarang aza
[Reply]
[...] saja dulu !” sang rekan memperingatkan, “ Kalau mau tahu masalahnya, sampean tanya dulu aja ke Kang Erdien di ruangannya. Jangan bikin ribut disini !” “Oh, ya ya ya…. !” Segera karyawan yang [...]
Jika ada uku yang berjudul the power of kepepet,mungkin ntar ada buku yg judulx the power of kepeter
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:59
@chokey, Hehehe… bisa ditindaklanjuti tuh idenya
[Reply]
wah pak bejo semoga rintangannya cepet teratasi..dan bisnisnya lancar….
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:56
@karzanik, Sukses buat Agan
[Reply]
Wah asyik nih dengan singkatannya… Mantab’s pak ceritanya…
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:04
@Andre, Hatur nuhun
[Reply]
Lanjut euih. . .
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:05
@Udin Hamd |Blogger 2 Inchi, Sip Mas
[Reply]
masih ada part selanjutnya gk kang ?
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:07
@harits, Aya di Suarakelana Berbisik tuh
[Reply]
Kreatif pisan euy Ayi teh….hehee..
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:07
@2R, Nuhun Kang
[Reply]
ternyata menarik juga kisah si bejo yah.. nantikan episode 8 di rumah saya yah mas..
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:08
@FM, Terbukti di Eps. 8 lebih hebat Mas
[Reply]
Kepeter ? wekekekke.. baru tahu..
lia dah ketinggaln cerita nih…
ternyata bersambung gitu… 7 pak hery
dan 8 kita tunggu dari pak Fadly..
^_^
[Reply]
fadly muin Reply:
June 20th, 2010 at 19:56
@delia, lia mau nyambung ke 9?
[Reply]
makin rame yah….
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:11
@joko santoso, Iya Mas, di Eps 7 & 8 lebih dahsyat lagi
[Reply]
saya malah bingung nih. Ini nulis cerpen atau artikel hukum ya. paragrafnya panjang amat, Pak.
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:12
@Agus Siswoyo, Penggemar yang panjang-panjang Mas
[Reply]
Pas pisan Mang…tambah gagah wae lanjuuuut!
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:14
@trafficsakti, Siiip lah
[Reply]
[...] Mohon simak juga tambahan dari Kang Erdien soal perbedaan antara Angan-Angan dan Harapan pada lembaran komentar di bawah ini. Klik disini bila [...]
jujur saia lebih suka cerita yg ke-8
panjang dan banyak bahasa yng kurang saia pahami–masih newbie kata orang
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:15
@JUN, Hehehe…. okelah kalo begitu, lanjut Gan
[Reply]
Mugi2 Ayi sakaluargi dipasihan Damang ku Gusti pangeran. Amiiiin
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:20
@2R, Amin! Hatur nuhun Kang
[Reply]
makin rame makin bingung saya mulai darimana wkwkwkwk
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 19:21
@Arief Rizky Ramadhan, Pegang ekornya dulu DIk, baru sergap sampai ke hulu

===
Hati-hati pagangan, awas pingsan
[Reply]
dah beres kisah lanjutannya ya Kang
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:46
@suarakelana berbisik, Dah dicekidot dan dah ninggalin jejak di sana Kang
[Reply]
kirain kerjanya kepepet, ternyata kepeter, istilah baru, bisa ngetrend gak ya
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:45
@ekopras, Hehehe… kknya nggak bakalan ngetrend kalo cuman diomongin sekali ini aza mah
[Reply]
…like this….
salam
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:43
@aming, Makasih, salam
[Reply]
ditunggu episode selanjutnya sob
[Reply]
Erdien Reply:
June 24th, 2010 at 18:42
@julianusginting, Sambunagnnya ada di Suarakelana Berbisik
[Reply]
wah ane salah mulai neh,,, belum ngeh,

harus ke episode 1 dulu
goooo
[Reply]
waw meanrik y kang ^^ hihi jadi hoyong yeuh
[Reply]