
Istilah “saleh” tentu sudah tak asing lagi di telinga kita. Banyak orang yang menginginkan dirinya menjadi orang saleh. Mereka juga menginginkan anak-anaknya menjadi anak saleh dan salehah. Bagaimana sieh orang saleh itu? Koq bisa ya didambakan sekian banyak orang?! Mari kita telaah bersama!
Kata saleh berasal dari bahaa Arab, saluha-yasluhu-salahan wa salahiyatan yang artinya baik, bagus. Adapun makna derivasi dari kata saleh tersebut di antaranya damai, rukun, manfaat, kebaikan, kepantasan, memperbaiki, membereskan, koreksi, reformasi, pembaharuan, dan kemaslahatan.
Berikut pemahaman saya atas kata saleh tersebut.
- Orang saleh tentulah punya itikad baik, berucap baik, dan berperilaku baik.
- Orang saleh itu hidupnya damai, rukun, mampu mendamaikan perselisihan.
- Orang saleh hidupnya bermanfaat bagi diri dan keluarganya juga masyarakat sekitarnya.
- Orang saleh selalu menebar kebaikan, mampu memperbaiki dan membereskan keadaan kusut.
- Orang saleh mampu mencermati keadaan, memberikan koreksi atas perkara yang tidak layak, dan memiliki keberanian mengoreksi siapa pun yang menyimpang dari jalur kehidupan yang seharusnya.
- Orang saleh tentunya memiliki jiwa reformis, mampu membuat pembaruan-pembaruan untuk menanggulangi efek jenuh dalam kehidupan.
- Orang saleh mengetahui kepantasan dirinya, mampu menempatkan diri dalam posisi yang tepat, juga menyodorkan kepantasan buat orang lain.
- Orang saleh membawa kemaslahatan hidup, tidak membulkan madarat bagi siapa pun.
- BUKANLAH ORANG SALEH JIKA TIDAK MEMILIKI SATU PUN KARAKTER TERSEBUT DI ATAS.
Adapun menurut Prof. Dr. Quraish Shihab dalam tafsir Al Mishbah-nya, salahsatu karakter orang saleh itu inovatif. Beliau bertutur seperti berikut.
Seseorang dituntut, paling tidak, menjadi saleh, yakni memelihara nilai-nilai sesuatu sehingga kondisi itu tetap bertahan sebagaimana adanya. Dengan demikian, sesuatu itu tetap berfungsi dengan baik dan bermanfaat. Seorang saleh adalah seseorang yang menemukan sesuatu yang hilang atau berkurang nilainya, tidak atau kurang berfungsi dan bermanfaat, lalu melakukan aktivitas (memperbaiki) sehingga yang berkurang atau hilang itu dapat menyatu kembali dengan sesuatu itu. Bahkan lebih baik dari itu, seorang saleh adalah seseorang yang menemukan sesuatu yang telah bermafaat dan berfungsi dengan baik, lalu dia melakukan aktivitas yang melahirkan nilai tambah bagi sesuatu itu (inovatif) sehingga kualitas dan manfaatnya lebih tinggi dari semula.
===
Kamus Hari Ini:
‘Ala ma si`ta = Up to You
Ana ta’ban, Qad ta’ibtu = I’m tired, I’m so tired
Incoming search terms:
- bagaimana menjadi orang shaleh
- tips untuk jadi org saleh
- siapa orang shaleh itu
- menjadi orang yang shaleh
- mari orang saleh
- manfaat berkumpul dg orang shaleh
- makna derivasi
- bila kita menjadi orang shaleh
- berkumpul dengan orang-orang shaleh
- tuhan menilai kepantasan seseorang
No related posts.








{ 36 comments… read them below or add one }
saleh toh mas… tak pikir salah…. he…
@T. Wahyudi, Hahaha… jangan sampai keseringan salah Mas, ntar jadi suluh. Tau kan suluh? Kayu bakar tuh :ngakak
apalah artinya hidup ini jika tidak satupun kriteria diatas yang sangkut
Tapi mungkin sedikit perlu proses mas Erdien, kesolehan tidak datang dengan sendirinya.
@aldy, Betul Mas, memang perlu proses. Banyak peihak yang berperan dalam membentuk kesalehan setiap individu itu :rose:
Orang saleh akan selalu senantiasa mawasdiri, sabar dalam bertindak, ikhlas dalam berkreasi
@bleach03, SIp :2thumbup
saya masih on the way menuju orang shaleh mas
@fanz, Moga lancar, nggak macet, dan nggak salah jalur ya Mas. Biar nyampe tujuan yang hakiki, amin!
ada yang namanya saleh tapi tidak memenuhi kriteria diatas, bagaimana pula itu ?
@Rudy Azhar, :ngakak bisa aza nih Mas Rudy :2thumbup
melihat kriteria saleh diatas, saya tidak tau apakah saya saleh,1/2saleh atau tidak saleh sama sekali… (merenung dulu .. :cd: )
@julianusginting, Mudah-mudahan saleh ya! AMin!
mirip soleha juga donk? hehehh…
@Troy Eman, Keren donk! :2thumbup
Semoga pembaca bisa mengambil hikmah dari artikel ini…
siapa yang merasa memenuhi kriteria di atas ???
hayo ngaku…..
:2thumbup :2thumbup :2thumbup
@andry sianipar, Mas Andry dulu yang ngaku hayo! :rose:
Wah artikel na bagus pisann euy…
I.Allah satrya mau jadi mahasiswa yg saleh :2thumbup
@satrya, AMin! Didoakeun pisan ku Akang Yi!
Yassarakallah likulli niyatik as salihah! :rose:
Ya benar, jika kita melihat manusia memiliki kriteria di atas, dengan mantap kita mengatakan dia saleh…tapi bukan penilaian manusia yang kita inginkan sebenarnya..karena pada hakekatnya penilaian Allah yang terpenting….artikel yang bagus Kang, Hmmm ada kamusnya juga toh hehehe Siip
@Triagung, Sepakat Mas, memang penilaian hakiki yang kita harap hanya dari Allah. Kriteria tersebut hanya untuk mendteksi posisi kita masing-masing
===
Iya ada kamus, sengaja berbagi buat Sobat yang menghendaki :rose:
berat juga menjadi orang yang saleh itu ya kang, seperti wujud sempurna seorang manusia
@aas maesyanurdin, Muhun Kang, lumayan abot ogé. Mung sok sanaos kitu tangtosna urang kedah tetep ngupayaanana. Leres kitu nya Kang?
Masih perlu proses,proses dan proses setelah melihat ternyata makna saleh begitu luas nuhun Mang! thumbup
@trafficsakti, Muhun Kang, sami-sami :thanks2
saya kira orang saleh
rang yang mengerti aturan agama dan menjalaninya dengan ikhlas sesuai anjuran guru yang mursid.
@maria, Iya Bun, banyak cara memang untuk menjadi jiwa yang saleh
jauh amat dari saya ternyata…perlu banyak buanget perbaikan…
@adin, Kalo kita sungguh-sungguh berusaha, pasti bisa kan? : :shakehand2
Kalau mau menggali, Al-Quran menyediakan jutaan ilham.
@Agus Siswoyo, Iya Mas. Hanya kadang kita kurang peka atas itu
nambahin satu kang…
orang saleh itu orang yang senang berkumpul dengan orang-orang saleh….
insyaAllah kita tergolong orang2 yang saleh ya kang…. Amin
@Octa Dwinanda, Makasih tambahannya Mas. Memang seperti itu jua
Iya mudah-mudahan kita termasuk di dalamnya, amin!
Saleh atau sholih kang?
Dambaan semua orang dan tidak ada kata tidak mungkin kalo kita mau jadi orang yang di maksud.
@Udin Hamd | Blogger 2 Inchi, Dalam ejaan kuno “sholih”, namun dalam ejaan terbaru yang benar “saleh”. Silahkan buka KBBI
:sup: :sup:
:angel :angel :angel